Tuesday, August 09, 2005

Susah ya jadi Pemimpin...?

Dahulu, sahabat Rasulullah, Abu Bakar r.a. saat menjadi pemimpin sering menyamar menjadi rakyat biasa, sekedar ingin mengetahui bagaimana keadaan rakyatnya yang sesungguhnya, bahkan tidak jarang bila ia masuk ke pelosok desa, lembah yang hanya diisi oleh padang rumput dan penggembala, beliau juga sering mengadakan semacam 'test' kecil untuk mengetahui tingkat keimanan warga-nya.

Dijaman sekarang, mungkin sudah jarang sifat pemimpin seperti ini, menyamar menjadi rakyat...dari tingkat yang paling kecil misalnya RT atau RW sampai Presiden sekalipun, di negri Indonesia ini mungkin samaran para pemimpin ini akan segera 'terbongkar', betapa tidak, kalau bapak RT atau RW, sebagai pemimpin komunitas kecil tentu sudah sangat lekat dengan warganya, mau menyamar bagaimana lagi...? Pasti selalu dituntut untuk memberi contoh yang baik bagi warganya. Jangan sampai memberi wejangan pada warga, sementara dirinya dan keluarganya tidak bisa jadi panutan.

Level Presiden...?? Hmm...di negri ini presiden adalah seorang selebritis, tidak pernah lepas dari pemberitaan, wartawan dan juru kamera...dan pastinya presidan tak pernah lepas dari protokoler demi alasan keamanan dan keselamatan...Presiden mau lewat, rakyatlah yang di'paksa' diam menunggu antrian rombongan presiden lewat, kepentingan pemimpin di atas kepentingan rakyat. Jangankan menyamar jadi rakyat, mengetahui susahnya dapat garam di pedalaman sumatra dan kalimantan, warga sakit gondok, susahnya warga pedalaman dapat pendidikan, mau sekolah, murid dan guru harus naik sampan dulu, kalau hujan, sekolah terendam....Gustiiiiii....!!!

Salah Pemimpin?? Mestinya kesusahan negri ini harus dipikul bersama, bukan cuma menjadi beban pemimpin seorang. Tapi kebanyakan pemimpin di negri ini, dekat dengan rakyat, dengan orang susah hanya disaat-saat kampanye saja. Saat jadi pemimpin, masih saja susah buat keputusan, mestinya rakyat berhak mendapatkan kesehatan dan pendidikan yang murah, mestinya rakyat yang miskin menjadi tanggungan pemerintah....semua sudah ada di Undang-undang Dasar negri ini, tapi realisasinya masih sebatas mimpi...Menyedihkan...!!

Salam

Monday, August 08, 2005

Sometimes thing doesn't work out with plan...

Mungkin hidup itu isinya pilihan, kadang kita benar dalam memilih, dan tidak jarang juga kita salah memilih. Tapi, salah memilih pun menurut siapa? Salah, mungkin saja tercetus dalam benak kita disaat kenyataan yang dihadapi tidak seperti yang kita bayangkan, impikan, harapkan dan rencanakan...kita pun berfikir, "mungkin saya salah".

Tidak semua yang menurut kita baik, benar dihadapan Allah SWT, begitu juga apa yang kita benci, mungkin saja malah benar dihadapan Allah SWT (...mengutip dari sebuah surat di Al-Qur'an...tapi lupa surat apa dan ayat berapa...InsyaAllah dicari dulu, dan kalau ada kesempatan tulisan ini bisa diedit).

Dan jangan salah juga, selalu ada hikmah yang tersisip dari sebuah kesalahan selama kita dapat berfikir, kesalahan akan membuat kita semakin mawas diri, berbuat lebih baik dan menjadi lebih bijak.

Pilihan akan kebahagiaan pun hanya kita yang bisa membuat, uang 10 juta satu bulan.... Hmm...bisa membuat kita bahagia, atau juga malah berfikir..."Sepertinya ada yang salah nih...coba gue kerja yang lain kali gak cuman 10 juta yang gue dapet..."
So...bersyukur akan menjadi kunci agar kita senantiasa merasa bahagia...

Sifat gak cepat puas pun sepertinya sudah jadi bawaan dari 'sono'-nya buat manusia... Manusiawi...Lagi-lagi kita akan dihadapkan pada pilihan, tidak cepat puas bisa saja menjadikan kita super ngoyo, sikat sana, injak sini, tendang sana atau membuat kita melakukan usaha yang terbaik dan benar, dan senantiasa meminta kepada Sang Pemilik dan hasil akhir tetap ada pada putusanNya, tinggal tawakal dan bersyukur. Kata orang,"Man propose and God dispose".

Sungguh, tulisan ini tidak saya tujukan pada sesiapapun dalam rangka menyindir apalagi menggurui. Justru sebaliknya, tulisan ini untuk mengingatkan saya pribadi, karena terus terang, saya pun pernah melakukan lebih dari sekali kesalahan, dan seperti hari kemarin saat saya tidak disediakan penghapus saat menulis (bukan begitu Ed...?!) semua hanya bisa disesali, tapi life must go on. Tidak ada waktu bersedih terus-menerus, hanya bisa berusaha yang terbaik, belajar setiap hari agar menjadi lebih baik lagi...

Salam

Friday, August 05, 2005

Hidup Sehat...Siapa Takut?!!

Selamat Pagi Dunia...meski sudah menjelang siang...
Smile and the world will smile for you (op cit Pay de Macho)

Pernahkah Anda merasakan saat bangun pagi, bukannya badan terasa segar malah kepala pusing dan terasa berat, badan lesu...? Itu yang saya alami dua hari terakhir ini...Meski hanya berupa ketidaknyamanan kecil tapi cukup membuat saya merasa terganggu...

Dan siang ini saya mulai mencari-cari sebuah jawaban yang mungkin bisa membantu saya agar bangun pagi saya terasa lebih menyegarkan. Atau mungkin jawabannya juga hanya sesederhana; bahwa kondisi tubuh saya memang sedang tidak fit alias mungkin sedang masuk angin.

Ah...saya tidak ingin membesar-besarkan masalah, intinya adalah mari kita mulai hidup sehat, karena kesehatan mahal harganya. Setidaknya bila badan sehat kita sudah punya modal untuk mengisi hari dengan kebaikan dan tidak menyusahkan orang-orang yang menyayangi kita dengan membebani mereka dengan rasa khawatir karena kesakitan kita...(Meli and Fia...you both should read this...and I mean it)

Hidup sehat...Hmm...mungkin bisa berarti tidur cukup, makan cukup, olah raga cukup, tidak usah merokok apalagi menggunakan narkoba, bersih hati dan bersih pikir...

Selamat bekerja...semoga kerja kita bernilai ibadah, tidak hanya mendapat reward dari atasan dan rekan kerja tapi yang utama mendapat pahala dari Allah SWT...Insya Allah...Aamiin.

Salam

Thursday, August 04, 2005

Inspiration

Today dapat sms dari Edwin (GEA '93)...jarang-jarang...tapi setelahnya malah terinspirasi juga untuk mengupdate blog yang ternyata sudah setengah tahun terlalaikan...Gak pernah kepikiran sih, masih ngoprek-ngoprek YM and friendster, itupun nggak pernah maksimal, seperlunya saja...dan di fs juga nggak posting-posting bulletin board or else...

Life goes on...even sometime thing doesn't work out with what we wish for and plan for...setiap hari harus belajar (quote from Aa Gym)...mesti dijalani dan yang terpenting disyukuri...Bagus-bagus kalau bisa dibagi, biar gak serakah di'makan' sendiri...

Thanks buat siapa saja yang masih merasa kubagi kebahagiaan dan merelakan kebahagiaannya dirasakan olehku juga....